Puisi - Kelam Jiwa

Tuesday, April 20, 2010

 

Credit: Solitarium from Deviant Art



Puisi - Kelam Jiwa


Jiwa,
tersorok di sudut gelap
tidak tercapai dek tangan
tidak tersentuh dek deria
sendiri, sendiri di dalam kelam

Jiwa,
hanya Dia yang melihatnya
hanya Pemilik mampu mengubatinya
penyewa hanya mampu berusaha
sehingga jiwa tidak lagi mampu bersuara

Jiwa,
manusia bodoh membiarkannya
kelam hitam terus hingga ke akhirnya
manusia bijak cuba merasainya
dengan keimanan yang lebih tajam dari deria

Jiwa,
andai peminjam bijak kaukan bercahaya
jika tidak kaukan terbiar dalam gelita
sendiri, sendiri di dalam kelam
mereput rosak tidak bermakna

Jiwa,
hanya yang beriman menghargainya
mencuci, mencuci hingga terang warnanya
memimpin seluruh tubuh melukut kepada-Nya
terbang, terbang bersama ke syurga


~angkasa sakti
9.54am
200410
tanpa lagu
Puisi Kelam Jiwa

2 comments:

♥m—ěrA♥ said...

nice one:)

Anonymous said...

Manusia mulia mengenal Pencipta

Hidup bermakna demi manusia